Saat Istiqosah, Rumah Seorang Kyai Dirampok, Tetapi Tiga Hari Kemudian Terjadi Hal Aneh Ini..

Posted on 2017-05-02 10:13



Aksi kawanan perampok di rumah seorang Kyai di Desa Karangsuko kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Selasa (28/3/2017) ini tergolong aneh.


Tiga hari setelah perampokan itu, kawanan perampok ini mengembalikan seluruh hasil rampokannya, Jumat (31/3/2017).

"Kami sudah dari lokasi rumah pak Kyai Muhaimin di desa Karangsuko. Seluruh harta yang dirampok telah dikembalikan," kata AKP Sumaryono, Kapolsek Pagelaran mendampingi Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung melalui ponsel, Jumat (31/3/2017) sore.

Dikatakan Sumaryono, pihaknya bersama unit reskrim Polsek Pagelaran juga telah memastikan semua harta jarahan pelaku perampokan dikembalikan lengkap.

Dimana barang dan uang itu merupakan barang yang diambil dari rumah keluarga Pak Kyai.

Diantaranya uang tunai Rp 14 juta, empat paspor, perhiasan emas 137 gram, kamera DLSR Nikon dan sejumlah ponsel.



"Kami sudah mendata dan memastikan barang itu milik korban. Barang itu diletakkan sekitar 50 meter dari rumah korban di bawah pohon belakang rumah," ucap Sumaryono.

Pengembalian barang rampokan tersebut, dikatakan Sumaryono, baru pertama kali terjadi sejak 10 tahunan terakhir.

Hanya saja belum jelas mengapa pelaku perampokan mengembalikan barang hasil rampokannya.

"Meski demikian, kami masih terus melakukan penyelidikan atas kasus perampokan tersebut dan menangkap para pelakunya," tutur Sumaryono.

Seperti diketahui, pada Selasa (28/3/2017) lalu tiga orang perampok menyatroni rumah Kyai Abid Muhaimin di desa Sumbersuko kecamatan Pagelaran kabupaten Malang.

Saat itu, rumah Pak Kyai ditinggal pergi Istighosah ke masjid di depan rumah.


Ketika kawanan perampok sedang beraksi, salah satu anak perempuan pak Kyai masuk rumah dan mengetahui ada perampok langsung lari.

Namun salah satu perampok berhasil menangkap dan menyekap anak Pak Kyai di kamar belakang.

Perampok melucuti emas perhiasan anak Pak Kyai dan mengambil uang serta barang-barang dari dalam lemari rumah.

Setelah itu kawanan perampok kabur melalui pintu samping rumah Pak Kyai dan kabur.

Pak Kyai yang pulang dari Istighosah mendapati rumah acak-acakan dan anaknya disekap di kamar belang.

Atas kejadian tersebut Pak Kyai melapor ke Mapolsek Pagelaran .tribunews





loading...


"Orang yang terkaya adalah orang yang menerima pembagian (takdir) dari Allah dengan senang hati." - Ali bin Husein





Artikel Lainnya
X
Like & Share